Selamat Datang

Selamat datang para pengunjung, semoga ini berguna bagi kita semua

Selasa, 31 Oktober 2017

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2017

Wakil Walikota Lubuklinggau H. Sulaiman Kohar menjadi inspektur upacara peringatan hari sumpah pemuda
foto/Adid.2017/dok
LUBUKLINGGAU - Ribuan orang yang terdiri dari berbagai elemen, baik pelajar SD, SMP, SMA, TNI, Polisi, OKP dan GOW serta instansi pemerintahan memadati Stadion Kayu Ara.

Adapun ribuan orang yang berbaris rapi ini tengah mengikuti jalannya upacara peringatan hari sumpah pemuda ke-89.

Wakil Walikota Kota Lubuklinggau H. Sulaiman Kohar hadir dan menjadi inspektur upacara peringatan hari sumpah pemuda.


Upacara pun berlangsung dengan khidmad dan lancar, memasuk pertengahan upacara Wakil Walikota Kota Lubuklinggau membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI yang berjudul 'Pemuda Indonesia Berani Bersatu' di hadapan para peserta upacara.
 
Foto bersama setelah mengikuti upacara
foto/Adid.2017/dok
Dalam amanat yang dibacakannya H. Sulaiman Kohar mengatakan, ia mengajak seluruh masyarakat untuk mensyukuri lahirnya sumpah pemuda, dimana sumpah pemuda yang diperingati hari ini, Selasa (31/10/2017) merupakan sumbangsih para pemuda Indonesia di masa lampau.

Terkait hal tersebut, sudah sepatutnya masyarakat luas, khususnya para generasi muda untuk meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya.

Lanjutnya, dewasa ini dengan kemudahan yang didapatkan masyarakat, terutama para pemuda Indonesia dalam mengakses dan mempergunakan media sosial malah tampak seperti disalahgunakan serta berujung memecah belah bangsa.

Untuk itu, di hari sumpah pemuda ini diharapkan para generasi muda memenfaatkannya dengan bijak dan bertujuan mempererat kebersamaan.

"Dengan media sosial, saat ini kita justru lebih sering berselisih paham, mudah memvonis orang, saling memfitnah dan menebar kebencian. Semua itu bisa memecah belah bangsa, untuk itu bagi para pemuda untuk lebih bijak menggunakan media sosial sebagai mestinya," katanya.

"Sebetulnya tidak ada ruang salah paham apalagi membenci satu sama lain. Karena semua hal dapat kita konfirmasi dan kita klarifikasi hanya dalam hitungan detik," imbuhnya.

Pada peringatan Sumpah Pemuda ini Kepala Disdikbud Kota Lubuklingau H. Tamri, S.Pd, M.M. menyatakan “ ucapan terima kasih kepada sekolah, para guru yang telah berpatisipasi baik mengirimkan barisan siswanya maupun siswa yang mengenakan pakaian adat yang mewakili 34 Provinsi ‘.

( Adid.2017)
foto bersama Kadisdikbud , Ka SMKN.2 dan Siswa berpakaian adat Papua
Foto/Adid.2017/dok

1 komentar: