Read More.. DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN KOTA LUBUKLINGGAU: Oktober 2017

Selamat Datang

Selamat datang para pengunjung, semoga ini berguna bagi kita semua

Selasa, 31 Oktober 2017

PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA TAHUN 2017

Wakil Walikota Lubuklinggau H. Sulaiman Kohar menjadi inspektur upacara peringatan hari sumpah pemuda
foto/Adid.2017/dok
LUBUKLINGGAU - Ribuan orang yang terdiri dari berbagai elemen, baik pelajar SD, SMP, SMA, TNI, Polisi, OKP dan GOW serta instansi pemerintahan memadati Stadion Kayu Ara.

Adapun ribuan orang yang berbaris rapi ini tengah mengikuti jalannya upacara peringatan hari sumpah pemuda ke-89.

Wakil Walikota Kota Lubuklinggau H. Sulaiman Kohar hadir dan menjadi inspektur upacara peringatan hari sumpah pemuda.

Senin, 30 Oktober 2017

WISUDA SARJANA IAI AL-AZHAR LUBUKLINGGAU TAHUN 2017

WALIKOTA LUBUKLINGGAU H. S. N. PRANA PUTRA SOHE MEMBERIKAN SAMBUTAN PADA WISUDA IAI AL-AZHAR  LUBUKLINGGAU
FOTA/ADID2017/DOK

Walikota Lubuklinggau dalam sambutanya pada wisuda mahasiswa IAI Al Azhar pada Senin tanggal 30 Oktober 2017 “ Perguruan tinggi di Lubuklinggau diharapkan dapat memberi daya saing bagi kota ini terhadap kota di sekitarnya. Para wisudawan/ wati yang berjumlah 73 ini hanya 20 orang yang berasal dari Lubuklinggau selebihnya berasal dari wilayah di sekitar Lubuklinggau. Saya ucap selamat kepada orang tua yang telah berhasil menghantarkan putra putrinya ke jenjang sarjana “ ujarnya.

Kamis, 26 Oktober 2017

DINAS DIKBUD DAN PGRI ADAKAN RAKOR

Rakor Disdikbud dan PGRI Kota Lubuklinggau dalam mempersiapkan HUT Guru dan PGRI
Foto/Adid/26Okt2017
LUBUKLINGGAU – Dalam rangka mempersiapan peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, Dinas Pendidikan dan PGRI Lubuklinggau melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) di SMK Negeri 1 Lubuklinggau, Kamis (26/10).

Rakor dihadiri oleh kepala Disdikbud Tamri, Ketua PGRI Lubuklinggau Erwin Susanto, Wakil Ketua I Rusli, Wakil Ketua II Parman, Koordinator Pengawas SMA/SMK Agustaman, Seluruh Kepala SD, SMP dan SMA se-Kota Lubuklinggau.

“Pengurus PGRI berembuk membahas kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan serta membahas pendanaan, jadi kalau pendanaannya itu, kalau bahasa lapangannya dari anda untuk anda,”kata Kadisdikbud Tamri ketika diwawancarai setelah selesai acara.

Direncanakan dalam rangka memperingati kedua hari besar tersebut diadakan perlombaan olahraga. “Puncak acara akan dilaksanakan di STKIP PGRI Lubuklinggau,”katanya.

Bahkan Tamri juga menyampaikan untuk mengingat kembali kepada kepala Sekolah yang hadir, terkait kegiatan pemilihan guru Favorit.

“Saya sampaikan, pemilihan guru favorit untuk disukseskan, sayang karena hadiahnya Motor,  tidak mudah mendapatkan motor itu, selain itu ajang ini, untuk mengingatkan guru untuk kompak dan meningkatkan kinerja,”tegas Tamri.
Peserta Rakor sedang mengikuti acara di SMK Negeri 1 Lubuklinggau
Foto/Adid/26Okt2017
Kadisdikbud berharap, acara dalam rangka memperingati hari Guru Nasional dan HUT PGRI dapat dilaksanakan secara sukses. 

“Semoga acara ini sukses, dengan harapan acara tidak dilaksanakan secara bermegah-megah, tetapi menghasilkan sesuatu yang bermanfaat, dan acara nya nanti akan berbeda dengan yang lain,”jelasnya.

Dilain pihak itu Erwin Susanto menambahkan ia berharap pelaksanaan kegiatan acara berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana dan menghasilkan dampak positif bagi seluruh guru dan dunia pendidikan. (Adid,2017)

Selasa, 24 Oktober 2017

PROGRAM PENGEMBANGAN KEPROFESIAN BERKELANJUTAN

    Foto bersama Kadisdikbud Kota Lubuklinggau bersama Dadang S. MED dari L4TK Bandung dan     Peserta pada pembukaan PKB untuk Guru TK se Kota Lubuklinggau.
    Foto/Adid/23Okt2017/Dok.

Lubuklinggau untuk pertama kali mengadakan kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan untuk tingkat Guru TK se Kota Lubuklinggau. " Kegiatan PKB ini baru pertama kalinya di Provinsi Sumatera Selatan, jadi Kota Lubuklinggau adalah kota yang pertama menyelenggarakan pengembangan keprofesian berkelanjutan untuk Guru TK" ujar pak Dadang dalam sambutan pembukaan PKB pada 23 Oktober 2017.

PKB ini diselenggarakan untuk menjaga kualitas guru dalam melakukan pengajaran di sekolah dan memberikan informasi terkini kepada guru karena perkembangan dunia pendidikan cukup cepat. Pada akhir kegiatan nanti akan diselenggarakan Uji Kompetisi Guru. Uji kompetensi ini berguna selain untuk melihat kemampuan guru , selanjutnya dapat berguna sebagai salah satu syarat untuk mendapat sertifikasi.


Peserta PKB sedang mengerjakan tugas  (foto/Adid/23Okt2017/Dok
"Kami sangat berterima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau dan jajarannya karena telah memperhatikan kemajuan Guru TK ini, apalagi seperti dikatakan pak Dadang, PKB ini baru pertama kalinya diadakan di Provinsi Sumsel" kata bu Paul salah satu peserta PKB ketika diwawancarai (23Oktober 2017).

INTERNET SEHAT DAN AMAN


    Hj. Yetty Prana Putra Sohe memberikan sosialisasi internet sehat dan aman.
    Foto/Adid,23Okt2017/Dok
Lubuklinggau-  Kota Lubuklinggau sebagai wilayah perkotaan tentunya penggunaan internet bukan sesuatu yang aneh. Semua kalangan termasuk siswa sekolah sudah merasakan berselancar di dunia maya ini. Internet bagaikan pisau bermata dua, ada sisi positif dan negatif.

Untuk mengantisipasi dampak negatif ini maka Ketua PKK Kota Lubuklinggau Ibu Hj Yetty Prana Sohe merasa terpanggil untuk membantu dan melindungi peserta didik di wilayah Kota Lubuklinggau dengan ikut serta dalam memberikan sosialiasi kepada siswa SMP untuk menggunakan internet secara sehat, aman dan cerdas.
    Hj. Yetty Prana Putra Sohe berfoto bersama peserta didik SMP Negeri 2 Lubuklinggau

    Foto/Adid,23Okt2017/Dok
Seperti yang beliau lakukan pada Senin tanggal 23 Oktober 2017 bertempat di SMP Negeri 2 Lubuklinggau. “Anak-anak kita harus diberikan pembinaan bagaimana menggunakan internet dan media online secara sehat dan aman serta cerdas, sehingga mereka dapat terhindar dari pengaruh negatif dari penggunaan internet” ujar Hj Yetty Prana Sohe pada sosialisasi di SMP Negeri 2 Lubuklinggau pada 23 Oktober 2017.

Adid, 2017

Jumat, 20 Oktober 2017

KAMPUNG BERSIH LUBUKLINGGAU


    Peresmian Kampung Bersih oleh S.N. Prana Putra Sohe
    Foto/ Adid,20 Okt 2017/ Dok

Lubuklinggau-  Budaya bersih tidak hanya menjadi slogan, tetapi di Kota Lubuklinggau BERSIH menjadi inovasi bagi kota terbesar kedua di Provinsi Sumatera Selatan ini. Terbukti dengan diresmikannya Kampung Bersih oleh Walikota Lubuklinggau H. S.N. Prana Putra Sohe pada hari Jumat, 20 Oktober 2017 bertempat di Kelurahan Perumnas Rahma Kecamatan Lubuklinggau II Provinsi Sumatera  Selatan.

Senin, 16 Oktober 2017

Menumbuhkan Minat Baca Siswa dari Keluarga 
 Foto/SINDOphoto/DOK
Menumbuhkan Minat Baca Siswa dari Keluarga
JAKARTA - Budaya membaca di Indonesia masih tertinggal jauh dari negara lain. Berdasarkan penelitian Programme for International Student Assessment (PISA) 2015, Indonesia menempati urutan ke-68 dari 74 negara yang disurvei tingkat literasinya.

Peringkat ini sangat jomplang dibanding negara tetangga Singapura yang menempati urutan pertama dalam urusan membaca. Minat baca warga Negeri Singa sangat tinggi mengalahkan Hong Kong, Kanada, Finlandia, dan Irlandia yang berada di lima besar.

Hasil penelitian PISA ini seakan memperkuat survei 3 tahunan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut minat baca anak-anak di Indonesia hanya 17,66%, sedangkan sisanya lebih menyukai menonton. Anak-anak lebih memilih menonton televisi atau tayangan lain di gadget yang bersifat hiburan, misalnya, film kartun, sinetron, atau video di Youtube dibanding membaca buku, komik atau lainnya.

PERSIAPAN UNBK PADA SMP NEGERI 2 LUBUKLINGGAU


Dalam rangka melatih peserta didik agar familiar dengan UNBK maka SMP Negeri 2 Lubuklinggau melakukan ulangan harian pada peserta didik dengan menggunakan komputer. “Hal ini dilakukan supaya anak didik terbiasa dengan alat ini “, kata Parman selaku Kepala Sekolah saat menjawab pertanyaan penulis (16 Oktober 2017).
Kegiatan ini patut dicontoh oleh sekolah lain demi membantu peserta didik pada sekolah masing masing untuk familiar dengan UNBK. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklinggau Dr. Candidat H. Tamri, M.M., menjelaskan bahwa untuk tahun 2018 seluruh SMP harus melaksanakan UNBK karena dari pihak Kemendikbud mengharapkan Kota Lubuklinggau pada tahun depan melaksanakan UNBK 100%.

Untuk membantu kegiatan ini agar sukses diharapkan kepada orang tua terutama agar peduli dengan anaknya untuk mempersiapka UNBK ini. Apalagi pada sekolah yang belum lengkap komputernya di lab sekolah. Para orang tua diharapkan bantuannya untuk pengadaan lab komputer ini melalui Komite Sekolah. Jika UNBK sekolah tersebut dilaksanakan di tempat lain maka anak perlu mempersiapkan diri untuk beradaptasi dengan lingkungannya. Tentu saja ini akan mengganggu kelancaran dan kenyamanan anak dalam mengikuti UNBK. (Sumber: Disdikbud Kota Lubuklinggau, 16 Oktober 2017)

Rabu, 11 Oktober 2017

Cerita Perjalanan Anak Penjual Kopi Keliling Diundang WHO ke Kanada   

Purwati (45), penjual kopi keliling yang anaknya diundang WHO ke Kanada.


JAKARTA, KOMPAS.com -

Monica (15) berhasil menjadi perwakilan Indonesia untuk menghadiri undangan pertemuan The WHO 8th Milestone of Global Campaign for Violence Prevention, di Ottawa,Kanada, pada 19-20 Oktober 2017 mendatang.

Kisah Monica yang merupakan anak penjual kopi keliling di Jakarta Pusat bernama Purwati (45) tersebut mendapat perhatian kalangan orang banyak.

Undangan dari WHO untuk Monica didapat setelah ia mengikuti sayembara menulis tentang perilaku kekerasan yang dialami atau dijumpai dalam kehidupan sehari-hari.

"Jadi WHO selaku penyelenggara konferensi menghubungi Save the Children di seluruh dunia bahwa ada kesempatan untuk mengundang anak-anak ke konferensi tersebut," kata Direktur Advokasi dan Kampanye Yayasan Tuna Cilik mitra Save The Children Tata Sudrajat, kepada Kompas.com, di Rumah Perlindungan Sosial Anak (RPSA) Bambu Apus, Jakarta Timur, Rabu (11/10/2017).

Setiap ada kesempatan tersebut, lanjut Tata, pihaknya selalu membuat tahap seleksi yang partisipatoris.

Dalam kesempatan kali ini, Save the Children membuat sayembara menulis tentang pengalaman anak-anak soal kekerasan bagi para pelajar tingkat SMP dan SMA.
"Jadi mereka menuliskan bisa satu dua halaman tentang pengalaman mereka soal kekerasan atau bisa penglihatan mereka soal kekerasan. Kejadian-kejadian yang mereka lihat di sekolah atau di tempat lainnya," ujarnya.

Dari tulisan tersebut, tiga juri menyeleksi dan menilainya melalui nilai orisinalitasnya, alurnya, dan apakah informasi tulisan itu informatif atau tidak.

Setelah itu, lanjut Tata, pihaknya memberikan tulisan yang sudah dilihat dan dinilai kepada anak-anak untuk mendapatkan penilaian terakhir.
"Pada tahap kedua ini anak-anak yang memilih dan menilai paling baik yang mana," ucap Tata.

Tulisan Monica kemudian berhasil dipilih mengalahkan 12 orang lainnya yang ikut lomba penulisan itu juga.
"Cuma satu yang ikut dari Indonesia dari 12 orang yang mengikuti lomba penulisan. Kedua belas orang itu datang dari Bandung, Yogyakarta, dan Kupang," ujar Tata.

(Sumber: Kompas.com)  RIDWAN AJI PITOKO

Kompas.com - 11/10/2017, 15:36 WIB

Selasa, 10 Oktober 2017

Kampung Warna-warni di Lubuklinggau


DOMESTIC DESTINATIONS

Ini Kampung Warna-warni di Lubuklinggau


Lubuklinggau

SILAMPARI MENCARI BAKAT V

Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lubuklingga bekerja sama dengan Harian Silampari pada tahun 2017 ini menyelenggarakan SILAMPARI MENCARI BAKAT V dengan kegiatan:

  1. Pemilihan Guru Favorit tingkat SD dan SMP sederajat.
  2. Lomba Lagu Daerah tingkat SMP sederajat.
  3. Lomba Baca Puisi tingkat SD sederajat.
sumber : Dikbud Kota Lubuklinggau, 2017

Lagu Indonesia Raya,

Lagu Indonesia Raya,  Liputan6.com, Jakarta 

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengungkapkan, pihaknya tengah menggodok Permendikbud terkait penerapan lagu Indonesia Raya 3 stanza. Sejumlah pihak telah dimintai masukan agar kebijakan ini dapat berjalan dengan efektif.

Dia mengaku masih terus menyosialisasikan penerapan Indonesia Raya 3 stanza di sekolah-sekolah. Karena masih ada pihak yang keberatan dengan kebijakan itu lantaran dianggap terlalu lama.

"